Full width home advertisement

Info Menarik

Jajan Kuliner


Jenang campur

Dalam bahasa Indonesia, Jenang sering diterjemahkan sebagai bubur, khususnya jenis bubur yang berbahan dasar tepung beras atau tepung ketan yang dimasak hingga kental. 


Jenang Campur, salah satu kuliner tradisional khas Indonesia, terutama dikenal di daerah Jawa. Hidangan ini merupakan perpaduan dari berbagai jenis Jenang yang disajikan dalam satu mangkuk, menghasilkan cita rasa yang kaya dan beragam. 



Klik👆 u/ link pembelian


Jenang Campur terdiri dari berbagai jenis Jenang, seperti:


1. Jenang Sumsum: Bubur putih dari tepung beras yang gurih karena campuran santan.


2. Jenang Candil: Bola-bola kecil dari tepung ketan dengan tekstur kenyal, disajikan bersama kuah gula merah.


3. Jenang Abang: Jenang berwarna cokelat kemerahan dengan rasa manis legit dari gula aren.


4. Jenang Ketan Hitam: Bubur dari ketan hitam dengan rasa manis dan tekstur sedikit kasar.


5. Jenang Mutiara : Bubur yaang terbuat dari Sayu berbentuk bulat bulat berwarna warni.


Semua Jenang tersebut biasanya disiram dengan kuah santan gurih yang kental dan gula merah cair, menciptakan harmoni rasa gurih, manis, dan legit.


Klik👆 u/ link pembelian


Keunikan Jenang Campur terletak pada kombinasi rasa dan teksturnya. Setiap jenis jenang memberikan sensasi berbeda, mulai dari lembut, kenyal, hingga sedikit kasar. Makan Jenang Campur adalah pengalaman kuliner yang memadukan rasa gurih, manis, dan aroma wangi dari santan dan gula merah.


Klik👆 u/ link pembelian


Selain rasanya, Jenang Campur juga memiliki nilai budaya yang tinggi. Di banyak daerah di Jawa, jenang sering disajikan dalam berbagai acara adat, seperti syukuran, selamatan, dan pernikahan. Jenang Campur, dengan berbagai komponennya, melambangkan keberagaman dan kebersamaan.




No comments:

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib